PALEMBANG, faktualsumsel.id — Perjalanan karier seorang anggota Polri tidak hanya ditempa melalui keberhasilan di lapangan, tetapi juga melalui kemampuan beradaptasi dengan dinamika tugas yang terus berkembang. Hal itulah yang tergambar dari sosok Kompol I Putu Suryawan, S.H., S.I.K., yang kini mengemban amanah sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbid Penmas) Bidang Humas Polda Sumatera Selatan.
Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 2008 itu sebelumnya telah mengemban berbagai penugasan operasional, termasuk dua kali dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres). Pengalaman memimpin di tingkat kewilayahan tersebut kini menjadi bekal penting dalam memperkuat komunikasi publik di lingkungan Polda Sumsel.
Selain menjabat sebagai Plh. Kasubbid Penmas, Kompol I Putu Suryawan juga mengemban tugas sebagai Kepala Urusan Penerangan Umum (Kaur Penum) Subbid Penmas Bid Humas Polda Sumsel. Posisi tersebut menempatkannya di garis depan dalam mengelola arus informasi, membangun hubungan dengan media massa, sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi kepolisian yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berbekal pengalaman bertugas di lapangan, Kompol I Putu Suryawan memahami bahwa setiap kebijakan maupun penanganan suatu peristiwa membutuhkan komunikasi yang tepat. Informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus mampu menjelaskan fakta secara utuh, menghindari kesalahpahaman, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Pemahaman tersebut kemudian diterapkan dalam pengelolaan komunikasi publik di Bid Humas Polda Sumsel. Di bawah koordinasinya, penyebarluasan informasi mengenai pelayanan masyarakat, pengungkapan kasus, kegiatan sosial, hingga berbagai program Polri Presisi dilakukan secara lebih sistematis melalui media massa maupun platform digital resmi.
Tidak hanya mengandalkan pola komunikasi konvensional, Bid Humas Polda Sumsel juga memperkuat strategi digital melalui penerapan Search Engine Reputation Management (SERM). Pendekatan ini bertujuan meningkatkan visibilitas informasi resmi Polda Sumsel di mesin pencari sehingga masyarakat lebih mudah memperoleh informasi yang valid sekaligus meminimalkan penyebaran informasi yang tidak akurat.
Bagi Kompol I Putu Suryawan, membangun reputasi institusi di era digital memerlukan konsistensi. Informasi harus hadir dengan cepat, berbasis fakta, mudah dipahami, dan disampaikan melalui berbagai kanal komunikasi yang dekat dengan masyarakat.
Pengalaman sebagai Wakapolres juga membentuk gaya kepemimpinannya yang mengedepankan koordinasi dan kolaborasi. Di lingkungan Bid Humas, sinergi dengan media massa terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan edukatif.
Ruang Subbid Penmas pun dikembangkan menjadi pusat pelayanan informasi yang terbuka bagi insan pers. Melalui komunikasi yang responsif dan koordinasi yang baik, jurnalis dapat memperoleh data dan konfirmasi secara cepat sehingga penyampaian informasi kepada masyarakat berlangsung secara akurat.
Pendekatan tersebut turut berdampak pada semakin luasnya publikasi berbagai kegiatan Polda Sumsel melalui media cetak, media daring, televisi, radio, hingga media sosial. Kehadiran informasi resmi yang konsisten menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat citra Polri di tengah perkembangan ekosistem digital yang bergerak sangat cepat.
Penugasan di Bid Humas menjadi babak baru dalam perjalanan pengabdian Kompol I Putu Suryawan. Jika sebelumnya pengalaman lapangan membentuk kemampuannya dalam memimpin operasi dan pelayanan kepolisian di tingkat kewilayahan, kini pengalaman tersebut menjadi modal berharga dalam membangun komunikasi publik yang efektif.
Melalui perpaduan pengalaman operasional dan kemampuan mengelola informasi, Kompol I Putu Suryawan terus mendorong Bid Humas Polda Sumsel menjadi pusat komunikasi publik yang profesional, adaptif, dan terpercaya. Langkah tersebut sejalan dengan semangat transformasi Polri Presisi yang menempatkan keterbukaan informasi, pelayanan publik, serta penguatan kepercayaan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan institusi Polri yang modern.












