Sumatera Selatan

Warga Desa Sukamaju Sampaikan Aspirasi Prioritas kepada Dwi Septaria, Infrastruktur, Pendidikan hingga Dukungan Pertanian Jadi Sorotan

5
×

Warga Desa Sukamaju Sampaikan Aspirasi Prioritas kepada Dwi Septaria, Infrastruktur, Pendidikan hingga Dukungan Pertanian Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

FaktualSumsel.id, PALI – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel VI yang meliputi Kabupaten Muara Enim, Kabupaten PALI, dan Kota Prabumulih, Dwi Septaria, S.E. dari Fraksi Partai Gerindra melaksanakan kegiatan Reses Perorangan Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 di Desa Sukamaju, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Selasa (7/7/2026).

Kegiatan reses yang berlangsung dalam rangkaian masa sidang pada 3–10 Juli 2026 tersebut dihadiri Camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala sekolah, serta masyarakat yang memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan berbagai persoalan dan kebutuhan yang menjadi prioritas di wilayah mereka.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat menekankan bahwa kebutuhan pembangunan di Desa Sukamaju tidak hanya menyangkut infrastruktur dasar, tetapi juga sektor pendidikan, pertanian, pelayanan kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Santo, salah seorang perwakilan masyarakat, menyampaikan bahwa sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi tulang punggung perekonomian warga. Karena itu, pemerintah diharapkan dapat memberikan dukungan nyata melalui bantuan alat berat untuk pembukaan lahan baru sehingga masyarakat tidak lagi menggunakan metode pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan bibit unggul kelapa sawit dan karet beserta pupuknya guna meningkatkan produktivitas perkebunan masyarakat. Tidak hanya itu, masyarakat berharap adanya bantuan bibit tanaman buah dan tanaman hias untuk mendukung penghijauan desa sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih asri dan nyaman.

Di bidang pendidikan, masyarakat menilai keberadaan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Desa Sukamaju sudah menjadi kebutuhan yang mendesak. Selama ini banyak pelajar harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk melanjutkan pendidikan, sehingga diharapkan pemerintah dapat menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih dekat dengan masyarakat. Warga juga meminta adanya program beasiswa bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tidak ada anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

Aspirasi lain yang turut disampaikan yakni pembangunan lampu penerangan jalan desa, pembangunan parit untuk mengatasi persoalan drainase, serta penyediaan ambulans desa guna mempercepat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Yuri, perwakilan warga Dusun I, mengusulkan bantuan bibit dan pupuk untuk mendukung hasil pertanian masyarakat. Ia juga berharap adanya bantuan dua set alat rebana beserta perangkat pengeras suara (sound system) sebagai sarana pembinaan kegiatan keagamaan dan generasi muda di desa.

Sedangkan Zulhani menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan Masjid At-Taqwa, berupa rehabilitasi atap dan penggantian genteng yang telah mengalami kerusakan, penambahan ambal masjid agar jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman, serta pembangunan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih di lingkungan masjid.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Dwi Septaria menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan menjadi catatan penting dalam pelaksanaan fungsi DPRD sebagai wakil rakyat. Menurutnya, reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi merupakan kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan riil masyarakat sehingga program pembangunan yang diperjuangkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami inventarisasi dan perjuangkan sesuai dengan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Saya melihat usulan masyarakat Desa Sukamaju sangat menyentuh kebutuhan dasar, mulai dari peningkatan sektor pertanian, pembangunan infrastruktur, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga sarana keagamaan. Aspirasi seperti inilah yang menjadi prioritas untuk kami kawal agar dapat masuk dalam pembahasan program pembangunan pemerintah,” ujar Dwi Septaria.

Ia menambahkan bahwa pembangunan harus dilakukan secara menyeluruh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, dirinya berkomitmen terus mengawal usulan-usulan prioritas tersebut melalui koordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait maupun dalam pembahasan anggaran di DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan dalam reses tidak berhenti sebagai catatan semata, tetapi benar-benar diperjuangkan. Semoga melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, berbagai kebutuhan yang menjadi prioritas di Desa Sukamaju dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran,” tutupnya. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *