FaktualSumsel.id, OKI – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) III Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Ogan Ilir (OI), Made Indrawan, ST., MH, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 di Desa Sumber Agung, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para petani, tokoh perempuan, serta berbagai elemen masyarakat yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan langsung aspirasi dan kebutuhan pembangunan di desa mereka.

Suasana reses berlangsung interaktif. Warga menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian utama, terutama yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, sektor pertanian, dan pembangunan infrastruktur.
Salah satu aspirasi yang paling ditekankan masyarakat adalah permohonan bantuan mesin cetak bata. Menurut warga, keberadaan alat tersebut akan meningkatkan produktivitas usaha pembuatan batu bata yang selama ini masih dilakukan secara manual. Bantuan mesin dinilai mampu mempercepat proses produksi, meningkatkan kualitas hasil, sekaligus membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat desa.
Selain itu, para petani juga mengeluhkan harga gabah yang tidak stabil saat musim panen. Mereka berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu menjaga harga gabah tetap menguntungkan petani sehingga hasil panen tidak lagi dibeli dengan harga rendah yang merugikan.

Di sisi lain, masyarakat juga meminta adanya perbaikan jalan Desa Sumber Agung yang kondisinya mulai mengalami kerusakan. Warga menilai akses jalan yang baik sangat penting untuk memperlancar aktivitas ekonomi, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendukung mobilitas masyarakat sehari-hari.
Mewakili masyarakat, salah seorang tokoh desa mengatakan bahwa aspirasi yang disampaikan merupakan kebutuhan yang sudah lama dinantikan.
“Kami berharap bantuan mesin cetak bata dapat direalisasikan agar usaha masyarakat berkembang. Begitu juga harga gabah yang harus mendapat perhatian serius karena menyangkut penghasilan petani. Selain itu, jalan desa juga membutuhkan perbaikan agar aktivitas ekonomi masyarakat semakin lancar,” ujarnya.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Made Indrawan menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Menurutnya, reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan, tetapi menjadi sarana penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat agar program pembangunan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat hari ini memiliki nilai dan kepentingan yang sama. Mulai dari bantuan mesin cetak bata untuk mendukung usaha masyarakat, stabilitas harga gabah yang menjadi harapan para petani, hingga perbaikan jalan desa yang menunjang aktivitas ekonomi. Semua akan kami bawa dan perjuangkan dalam pembahasan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sesuai kewenangan yang ada,” tegas Made.

Ia menambahkan, sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa harus menjadi perhatian bersama karena merupakan penopang utama perekonomian daerah.
“Kami ingin pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Karena itu, hasil reses ini tidak akan berhenti sebagai catatan semata, tetapi akan menjadi bahan perjuangan kami dalam menyusun dan mengawal program pembangunan. Kami berkomitmen terus mengawal aspirasi masyarakat agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran,” pungkasnya. (Adv)













