PALEMBANG, faktualsumsel.id – SMK Negeri 5 Palembang memanfaatkan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 untuk membekali peserta didik baru menghadapi tantangan di era digital. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, para siswa juga mendapatkan edukasi mengenai bahaya judi online, kejahatan siber, penyalahgunaan media sosial, narkoba, hingga pencegahan perundungan.
Sebanyak 275 siswa baru yang terbagi dalam 10 rombongan belajar mengikuti rangkaian MPLS selama lima hari dengan menghadirkan narasumber dari Polrestabes Palembang, BNN Provinsi Sumsel, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), tenaga kesehatan, serta guru Bimbingan Konseling.
Kepala SMK Negeri 5 Palembang, Bambang Riadi, S.Pd., M.Pd., mengatakan materi tersebut diberikan agar siswa memiliki bekal sejak dini dalam menghadapi berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat, terutama di dunia digital.
“Anak-anak tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali pemahaman mengenai bahaya narkoba, judi online, bijak menggunakan media sosial, serta pentingnya menghormati orang tua dan menjauhi perundungan. Harapan kami mereka mampu menjaga diri dan fokus meraih prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Aan Novrianto, S.T., M.Kom., mengatakan kolaborasi dengan berbagai instansi menjadi langkah nyata sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan ramah.
“Kami ingin siswa memiliki literasi digital yang baik sehingga mampu menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, terhindar dari kejahatan siber, serta memahami dampak negatif judi online dan penyalahgunaan teknologi,” katanya.
Menurut Aan, pendidikan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan kompetensi vokasi sehingga lulusan SMK tidak hanya siap bekerja, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab sebagai generasi muda.













