PALEMBANG, faktualsumsel.id – Kepala SMA Negeri 16 Palembang, H. Herman Sudianto, S.Pd., M.M., menegaskan komitmennya membawa SMA Negeri 16 Palembang menjadi salah satu sekolah unggulan yang mampu bersaing dengan sekolah-sekolah terbaik di Kota Palembang maupun Provinsi Sumatera Selatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan karakter, pengembangan bakat siswa, hingga pembinaan prestasi akademik dan nonakademik.
Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, SMA Negeri 16 Palembang menerima 400 peserta didik baru yang terbagi dalam 10 rombongan belajar (rombel). Jumlah siswa dalam setiap rombel meningkat menjadi 40 orang sesuai kebijakan terbaru pemerintah.
Menurut Herman, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi langkah awal membangun budaya sekolah yang positif. Mengusung tema MPLS Ramah sesuai arahan Kementerian Pendidikan, seluruh kegiatan dirancang agar siswa baru merasa nyaman, aman, dan bahagia sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah.
“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa sekolah ini adalah rumah kedua. Karena itu, seluruh kegiatan MPLS dibuat menyenangkan, tidak memberatkan orang tua maupun peserta didik, serta memanfaatkan seluruh fasilitas yang telah dimiliki sekolah,” ujarnya.
Lebih jauh, Herman menegaskan bahwa peningkatan kualitas sekolah tidak hanya bertumpu pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik. Karena itu, SMA Negeri 16 Palembang terus memperkuat pembinaan melalui 19 kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dipilih siswa sesuai bakat dan minatnya, selain mengikuti ekstrakurikuler wajib Pramuka.
Menurutnya, ekstrakurikuler merupakan sarana penting untuk melatih kepemimpinan, kedisiplinan, kreativitas, kerja sama, hingga keterampilan hidup yang dibutuhkan siswa di masa depan.
“Kami ingin setiap anak tumbuh sesuai potensi yang dimilikinya. Tidak hanya pintar di kelas, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, keterampilan, dan mampu berprestasi sesuai bidang yang mereka tekuni,” katanya.
Sebagai bentuk keseriusan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, SMA Negeri 16 Palembang juga menanamkan nilai-nilai Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, memperkuat pendidikan karakter melalui Pramuka, serta mengajak seluruh siswa berkomitmen menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, dan perilaku negatif di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan MPLS turut melibatkan guru, tenaga kependidikan, serta para alumni yang telah sukses di berbagai profesi, seperti TNI, Polri, Paskibraka, hingga pegiat anti narkoba. Kehadiran para alumni diharapkan menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi peserta didik baru untuk terus mengembangkan potensi diri.
Optimisme Herman untuk membawa SMAN 16 Palembang sejajar dengan sekolah terbaik di Sumatera Selatan juga didukung berbagai capaian prestasi siswa. Dalam waktu dekat, salah seorang siswa akan mewakili Indonesia pada kejuaraan karate tingkat internasional di Jepang.
“Ini menjadi bukti bahwa anak-anak SMA Negeri 16 Palembang memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat dunia. Tugas kami adalah terus memberikan pembinaan, pendampingan, dan pelayanan terbaik agar prestasi seperti ini terus lahir,” ungkapnya.
Herman berharap seluruh warga sekolah memiliki semangat yang sama dalam membangun lingkungan pendidikan yang nyaman, berprestasi, dan berkarakter.
“Harapan saya, kehadiran saya di SMA Negeri 16 Palembang membawa angin segar dan perubahan positif. Sekolah ini harus menjadi rumah kedua yang nyaman bagi guru maupun siswa. Dengan pelayanan yang maksimal dan pembinaan yang berkelanjutan, saya yakin SMA Negeri 16 Palembang dapat sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik di Palembang bahkan Sumatera Selatan, serta melahirkan generasi yang mampu mengharumkan nama bangsa hingga tingkat internasional,” pungkasnya.













